Ya Ampun! Awalnya Semua Baik-Baik Saja, Tapi Jelang Kelahiran Hal Mengejutkan Terjadi Pada Ibu Ini, Keluarga Pun Terkejut!

Peristiwa tentang seorang ibu asal Filipina ini sempat viral di media sosial beberapa waktu yang lalu. Bukan tentang lucunya si buah hati atau karena paras cantiknya, melainkan tentang penanganan dokter yang aneh.

Saat itu salah seorang netizen membagikan sebuah pengalaman tragis yang baru saja dialami oleh saudaranya ke media sosial. Kisahnya itu ia posting di akun Facebook-nya Jairille Dimacali.

Peristiwa ini bermula ketika saudara perempuan dari netizen ini hamil, dan kebahagiaan pun menyelimuti seluruh keluarga mereka.

Memang tidak diketahui jelas siapa nama ibu ini. Setelah 6 bulan masa kehamilan, ibu itu merasa ada gejala yang aneh.

Saat dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa, ternyata bayi didalam kandungan ibu itu mengalami hidrops fetalis.

Hydrops fetalis ini merupakan suatu kondisi pada janin yang ditandai oleh akumulasi cairan atau edema, paling sedikit dua kompartemen janin.

Sebagai perbandingan, hydrops allantois atau hydrops amnion adalah akumulasi cairan yang berlebihan di ruang allatonic atau amniotic.

Metode terbaik untuk melahirkan bayi dengan kondisi seperti ini menurut chw.org adalah dengan cara bedah caesar. Tapi keluarga dari ibu ini sedikit bingung saat dokter bersikeras untuk melakukan proses persalinan secara normal.

Keluarga pun kemudian mempercayai keputusan dokter dan mengizinkan keluarganya yang tengah hamil itu dirawat di rumah sakit.

Hingga tiba masa persalinan, dokter tidak mengizinkan keluarga untuk melihat kondisi korban sampai akhirnya kabar mengejutkan pun datang.

Keluarga pun dibuat terkejut setelah dokter datang dan mengatakan bahwa korban telah melahirkan.

Kabarnya yang seharusnya membahagiakan itu jadi kesedihan saat bayi yang dilahirkan itu dinyatakan meninggal.

Perawat pun membawa sebuah kotak yang berisi jasad bayi dari ruang persalinan. Kabar itupun baru disampaikan pada keluarga setelah beberapa jam persalinan.

Namun sayang, keluarga kala itu melihat kejanggalan pada tubuh si bayi. Kulit dan matanya kekuningan sedangkan bagian perutnya membengkak.

Sebuah tabung dimasukan kedalam mulutnya dan beberapa alat bantu pernafasan. Kondisinya lemah sebelum kritis dan dinyatakan meninggal dunia oleh dokter setelah beberapa hari kemudian.

Keluarga korban pun menuntut keterbukaan pada pihak rumah sakit tentang apa yang terjadi pada keluarganya itu.

Semoga kejadian serupa tidak terjadi di sekitar kita!

Loading...

Leave a Comment


Loading...