Terungkap! Inilah Curahan Hati Korban Selamat Tanjakan Emen Yang Geram pada Warga, Mau Pinjam Hape Buat Telepon Tapi Warga Malah..

Terlihat Karmila, korban selamat kecelakaan maut di Tanjakan Emen, Sabtu (10/2/2018) lalu masih geram dengan apa yang terjadi usai kejadian tersebut.

Yang masih membuatnya gondok adalah kelakuan para penonton setelah kecelakaan tersebut.

Ceritanya, setelah berhasil mempertahankan hidupnya dan keluar dari bus, Mila kemudian mencari pertolongan.

Saat itu sudah banyak orang di sekitar kejadian.

Namun, dia kesal ketika meminta pertolongan pada mereka namun tak mendapat respon positif.

Mila bahkan sampai menangis karena warga yang ada tak mau meminjamkan ponsel kepadanya.

Dengan alasan tidak ada pulsa, mereka hanya merekam kejadian itu dengan ponselnya.

Ia bahkan sempat mengingat ponsel dalam tasnya yang masih berada di dalam bus ketika itu.

"Kesel banget. Mau minjem hp buat nelpon dia (menunjuk suami yang ada di sampingnya-red), mereka cuma nge-shoot nge-shoot aja. Bilang nggak ada pulsa," ungkap Mila.

Setelah beberapa saat, lalu lintas di tanjakan Emen itu menjadi macet.

Namun tidak ada seorang pun yang berani menolongnya.

Petugas kepolisian lalu datang dan membawa Mila ke poliklinik di dekat lokasi kejadian.

Sementara korban lainnya dibawa ke RSUD Subang.

Karena tidak ada luka serius di tubuhnya, proses pengobatannya tidak berlangsung lama.

Namun ia merasa sangat kelelahan karena petugas kepolisian yang membawanya terus menerus menanyainya.

"Capek banget rasanya, karena saya jadi salah satu saksi yang ditanya terus-terusan sama polisi," kata Mila.

Di hari ketiga setelah kejadian, seluruh tubuh Mila baru terasa sakit.

Seluruh badannya baru saja selesai diurut. Kakinya yang sempat bengkak di hari pertama kini sudah lebih baik.

Namun ia mengaku masih ingin diurut lagi. 

Semoga kelak sebagai sesama makhluk sosial bisa lebih sigap dalam membantu para korban kecelakaan.

Loading...

Leave a Comment