Seorang Ayah Kirim Pesan ke Grup Chat Keluarga, Sekilas Biasa, tapi Dirinya Terlambat Sadari Kesalahan Yang Dibuatnya

Saat keluarga sedang mengobrol di grup chat, pria ini malah kirim pesan tak terduga dan bikin heboh.

Grup chat biasa dibuat untuk memudahkan banyak orang berkomunikasi.

Mulai dari teman sekolah, teman kerja hingga keluarga biasanya punya grup chat masing-masing.

Punya banyak grup chat punya banyak resiko, satu di antaranya adalah salah kirim pesan.

Belakangan hal serupa dialami oleh sebuah keluarga dari Melbourne, Australia ini.

Pada suatu pagi, keluarga Elbadaoui saling menyapa melalui grup chat mereka.

Biasanya, grup tersebut juga digunakan untuk mengirim foto keponakan.

"Dalam chat, kami mengirim foto kegiatan yang sedang kami lakukan seperti mengantarkan anak atau foto sarapan," jelas Tarek Embadaoui pada UNILAD.

Keluarga Elbadaoui (UNILAD)
Foto-foto lucu mereka mendapat banyak reaksi yang biasanya berupa emoji bunga mawar atau hati.

Namun, berbeda dengan apa yang terjadi pagi itu.

Ketika para anggota keluarga lain memberi berbai emot, tapi tidak dengan yang dilakukan sang kepala keluarga, Zues Embadaoui.

Pria tersebut justru mengirim kalimat yang mengejutkan.

"Aku cinta laki-laki," tulisnya pria 62 tahun itu lengkap dengan emoji bunga dan hati.

Pesan tersebut dibaca oleh istrinya dan keempat anaknya.

Zues lupa menuliskan kata penting dalam kalimatnya yang membuat artinya jadi berubah.

Seharusnya, Zues menulis 'I love you guys' yang berarti 'Aku cinta kalian'.

Saat menyadari kesalahannya, Zues merasa malu.

Percakapan keluarga Elbadaoui (UNILAD)
Kesalahannya tak lepas dari fakta bahwa Bahasa Inggris adalah bahasa keduanya.

"Aku tak percaya apa yang aku baca, terutama fakta bahwa aku anak dari pria penyuksa sesama jenis," jelas Tarek.

Meski kaget, Tarek justru merasa terhibur dengan kesalahan yang dibuat sang ayah.

Tarek bahkan mengaku bahwa dirinya lah yang seharusnya menulis pesan tersebut.

"Itu akan jadi momen paling memalukan dalam keluarga."

Akhirnya, pria 28 tahun memberi balasan pada ucapan ayahnya.

"Haha ayah, grammar itu sangat penting *emoji tertawa."

Tarek Elbadaoui (UNILAD)
Semua anggota keluarga histeris membaca pesan dari Zues.

Sebaliknya, ayah Tarek ini tak mau memberi komentar karena masih merasa malu.

Bagaimana, apakah kamu pernah melakukan kesalahan yang sama? Source (TribunStyle.com, Anggra)

 

Loading...

Leave a Comment