Percaya Tak Percaya! Konon Keberuntungan di Tahun 2018 Berpihak Pada Pemilik Nama Diawali Huruf-huruf Ini

Memasuki tahun baru, selalu saja diwarnai ramalan keberuntungan. Pakar metafisika, Ketut Gede Suatma Yasa, SH., M.Ag., CHt. MNNLP alias Guru Mangku Hipno mengungkapkan, sesungguhnya setiap orang berhak dan bisa berhasil dengan usaha dan kerja keras dalam menekuni sesuatu.

Akan tetapi, karena berhubungan dengan interaksi lingkungan dan alam, maka setiap orang memiliki waktu-waktu yang yang tepat, yang mendukung keberhasilannya.

Momentum inilah yang berhubungan dengan keberuntungan seseorang.

Menurut Guru Mangku Hipno, pada tahun 2018 ini, secara metafisika orang-orang yang diliputi keberuntungan bisa dilihat dari hari kelahiran, bulan kelahiran, huruf depan namanya, termasuk warna yang kerap ia gunakan.

“Mereka yang berhasil baik dalam karir di tahun 2018 secara Metafisika adalah mereka yang lahir hari Minggu, Rabu, Kamis dan Sabtu,” ungkapnya kepada Bali Express (Jawa Pos Group).

Setelah itu, praktisi spiritual kelahiran Singaraja tersebut menyampaikan, tahun ini juga merupakan keberuntungan bagi orang-orang yang lahir pada bulan Januari, Februari, Mei, Juli, Agustus, Oktober, dan Desember.

“Tahun 2018 adalah tahun yang lebih baik dari tahun 2017 bagi mereka yang lahir bulan Januari, Februari, Mei, Juli, Agustus, Oktober, Desember,” tegasnya.

Untuk peruntungan berdasarkan nama, Magister Brahma Widya IHDN Denpasar tersebut mengatakan, orang-orang yang diliputi keberuntungan adalah yang huruf depannya diawali huruf E, W, M, R, I, S, N, Y, B, dan K.

“Bagi mereka yang inisial nama depannya E, W, M, R, I, S, N, Y, B, K, tahun 2018 akan menjadi tahun yang menyenangkan, karena sebagaian besar impiannya akan menjadi kenyataan jika tetap menjaga semangat dan mau berkreasi,” terangnya.

Sedang dari sisi warna, Guru Besar Brahmakunta Center, Jalan Kebo Iwa Utara, Denpasar tersebut menyatakan ada tiga warna dominan tahun 2018 ini. Warna-warna tersebut akan mendukung keberhasilan seseorang.

“Warna Kuning, Biru, Merah adalah warna yang sangat dominan membawa seseorang lebih mudah menemukan keberhasilan di tahun 2018,” ujarnya.

Dilihat dari profesi, Guru Mangku Hipnomenyatakan, orang-orang yang bergelut dengan kayu, kain, makanan, dan pendidikan berpeluang mencapai keberhasilan lebih mudah di tahun ini.

“Itu adalah sesuatu yang sangat menjanjikan untuk membawa seseorang ke arah keberhasilan di tahun 2018,” tegasnya.

Bagaimana dengan terkait Pilgub Bali di tahun ini? Guru Mangku Hipno tak menampik warna Kuning dan Merah akan ‘bertempur’ head to head.

Demikian juga soal huruf depan nama calon dan bakal calon. Oleh karena itu, keduanya, kata dia memiliki peluang besar dalam memenangkan kursi Gubernur dan Wakil Gubernur.

“Keduanya sama-sama berpeluang, namun secara metafisik kemenangan tipis,” ujarnya

Namun lebih lanjut, kata pakar hipnotis tersebut, calon yang berpikir dan bertidak substansial untuk Bali ke depan akan mendapat simpati masyarakat.

Substansial yang dimaksud, kata dia, benar-benar memahami kondisi Bali saat ini dan tahu hal-hal yang dibutuhkan masyarakat dan alam Bali.

Termasuk pula, kata dia, mempunyai cara-cara jitu dalam memajukan ekonomi masyarakat, termasuk mempertahankan Bali sebagai daerah pariwisata.

“Jadi sosok pemimpin yang berpikir substansif ini akan mendapat restu alam Bali dan dukungan masyarakat,” terangnya.

Tak berlebihan, kata pria yang tengah menempuh program Doktor Ilmu Agama Pascasarjana IHDN Denpasar tersebut, pertarungan para calon akan sulit diprediksi seperti erupsi Gunung Agung saat ini. Yang terpenting, ia berharap masyarakat Bali bisa memilih dengan cerdas dan sesuai hati nurani.

Dengan demikian, pemimpin yang terpilih nantinya betul-betul mampu membawa Bali semakin maju.

“Jadi tidak bisa diprediksi seperti halnya Gunung Agung. Belum sampai akan ketahuan hingga detik-detik terakhir. Tergantung nanti caranya dalam meyakinkan pemilih,” tegasnya.

Namun secara umum, kata dia, tahun 2018 ini adalah tahun yang baik. Hal ini dilihat dari angka 1 dan 8 yang jika ditambahkan menjadi angka 9.

Dengan demikian, siapapun yang bekerja keras dan tekun, kata dia, berpeluang besar menuju keberhasilan.

“Yang tidak termasuk dalam prediksi tersebut bukannya tidak berhasil, melainkan tetap berpeluang jika sama-sama berusaha dan tekun. Orang-orang yang termasuk dalam prediksi akan mendapat kemudahan, tapi akan percuma juga jika tidak ada usaha,” tegasnya lagi.

Percaya tidak percaya, tapi penuturannya semoga menjadi penyemangat kita dalam menjalani tahun 2018 ini.

Loading...

Leave a Comment