Percaya Tak Percaya, 1,5 Tahun Tenggelam di Laut, Nining Ditemukan Masih Hidup

Setelah libur lebaran 2018 (Idul Fitri 1439 Hijriyah) telah berlalu. Namun ada kabar yang menghebohkan jagat raya.

Nining (52) warga Cibunar, Desa Pangrango, Kecamatan Kadudampit dikabarkan ditemukan keluarganya di Pantai Citepus Il-Istiqomah, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, dini hari Sabtu (30/6).

Padahal, Nining dikabarkan hilang tenggelam di Pantai Citepus Kebonkalapa 500 meter dari lokasi ditemukan 1,5 tahun yang lalu tepatnya pada pukul 09.00 WIB, Minggu (8/1/2017).

Ketua Tim Search And Rescue Daerah (Sarda) Kabupaten Sukabumi, Okih Pajri mengaku kaget saat mendapat informasi korban yang dulu dikabarkan hilang tenggelam ditemukan di lokasi tak jauh dari tempat semula hilang tenggelam dengan pakaian yang sama.

Okih pun langsung ke RSUD Syamsudin SH Kota Sukabumi untuk mengecek kebenarannya.

“Kondisi badannya seperti sehat, tapi tatapannya kosong. Dokter juga bingung karena kondisi badannya sehat. Tinggal nanti dicek lanjut,” papar Okih Minggu (1/7).

Okih juga menjelaskan saat kejadian Nining dikabarkan hilang, Tim SAR gabungan pun melakukan pencarian selama tujuh hari sesuai Standar Operasional Prosedural (SOP). Pencarian pun dilakukan berdasarkan keterangan saksi anak dan cucunya.

Namun di hari ke-14 hilangnya Nining, warga menemukan jenazah yang kondisinya sudah rusak dan langsung dievakuasi Tim Sarda Kabupaten Sukabumi.

“Saat itu keluarga korban juga tidak mengakui. Dengan alasan karena fostur tubuh jenazah lebih kecil sedangkan Bu Nining lebih tinggi, jari jenazah lancip sedangkan Bu Nining Buntet, Jenazah juga sempat dites DNA dibandingkan dengan anaknya Ibu Nining. Keluarga Bu Nining tidak pernah menerima hasilnya.

Akhirnya, jenazah dimakamkan pihak rumah sakit,” bebernya.
Pihak keluarga tetap meyakini jika Nining masih hidup.
Bahkan keluarga Nining merasa yakin jika suatu saat akan pulang dengan kondisi sehat walafiat.

Menurut Okih, berdasarkan keterangan keluarganya, pihak keluarga mendatangi tempat kejadian musibah (TKM) berdasarkan firasat melalui mimpi sang paman Nining yang bernama Jejen (68).

“Katanya dalam mimpinya Pak Jejen, Bu Nining minta dijemput di pantai yang saat itu ia tenggelam (Pantai Citepus Kebonkalapa, ” tambah Okih.

Keluarganya pun datang ke Pantai Citepus Kebonkalapa dan melakukan penyisiran hingga 500 meter ke arah Barat.

“Kata Adiknya Di Pantai Citepus Al-Istiqomah tepat dekat Tower pantauan Lifeguard, Bu Nining Ditemukan dengan kondisi tidur miring dengan kondisi badan basah dan penuh pasir tengah malam,” paparnya.

Saat itu mengevakuasi Bu Nining, keluarga Bu Nining melihat beberapa orang yang sedang bermain di pantai dan ada juga yang sedang bakar ikan menggunakan api ungun.

“Kata Bu Ela, orang-orang itu juga tidak ada respon apapun saat Bu Nining dibopong keluarganya,” imbuhnya.
Pihak keluarga pun langsung membawa ke RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi.

Setelah diperiksa, Bu Nining dipulangkan. Kepulangannya pun disambut rasa penasaran keluarga dan tetangganya.

Sumber : radarsukabumi (ryl)

Loading...

Leave a Comment