Miris, Pelaku Pengeroyokan Audrey Ternyata Masih Santai Nongkrong Di Cafe Tadi Malam, Videonya Sukses Bikin Warganet Geram!

Berita pengeroyokan anak SMP, Audrey yang di pukuli oleh 12 anak SMA sekarang tengah jadi sorotan publik.

Loading...

Namun, beredar video pelaku masih terlihat santai nongkrong bareng di cafe tadi malam.

Hal ini tentu membuat warganet geram.

Hastag #JusticeForAudrey viral di dunia maya pada Selasa (9/4/2019).

Bahkan kabarnya hastag ini sudah menjadi sorotan masyarakat dunia dan menduduki urutan nomer satu di twitter, lo.

Hastag ini merupakan seruan keadilan untuk kasus yang menimpa seorang anak SMP di Pontianak bernama Audrey.

Audrey harus terbaring di rumah sakit karena dianiaya oleh 12 orang anak SMA.

Mirisnya lagi, Audrey sebenarnya bukanlah target utama para pelaku.

Para pelaku sebenarnya punya masalah dengan kakak sepupu Audrey.

Saking viralnya kasus ini, Wali Kota Pontianak turun tangan agar kasus ini mendapat prioritas penanganan.

Kronologi Pengeroyokan Audrey

Dilansir dari Tribunnews.com, kejadian memilukan ini bermula karena masalah cowok.

Menurut info yang beredar, kakak sepupu korban merupakan mantan pacar pelaku penganiayaan ini.

Sebelum kejadian, antara pelaku dan korban sempat berbalas komentar di media sosial.

Hingga akhirnya pelaku merencanakan penjemputan dan penganiayaan terhadap Audrey.

Hal ini dilakukan untuk memancing sang kakak sepupu keluar dari rumahnya.

Sekitar jam 14.00, para pelaku menjemput Audrey dari rumah neneknya di Jl Cendrawasi untuk ditemukan dengan kakak sepupunya.

Audrey yang tidak mengenal para pelaku hanya menyanggupi hal tersebut dan mengikuti pelaku ke Jalan Sulawesi.

Di sana, korban diintrograsi dan dianiaya secara brutal oleh tiga orang pelaku utama.

Sedangkan sembilan orang lainnya membantu para pelaku utama untuk melancarkan aksinya.

Penganiayaan terhadap Audrey sangat tidak manusiawi.

Menurut informasi para pelaku membentur kepala Audrey ke aspal dan menendang perut korban berkali-kali.

Bukan hanya itu saja, Audrey juga dicekik sampai disiram air secara bergantian.

Wajah korban ditendang dengan sendal gunung, hingga terjadi pendarahan.

Kepala korban pun mengalami luka dalam.

Selain itu, pelaku juga diduga melukai bagian organ intim korban hingga menimbulkan luka hingga bengkak.

Karena ketakutan, Audrey baru berani memberitahu orang tuanya setelah 7 hari kemudian.

Kasus ini menjadi sorotan bukan hanya karena kejadian memilukan yang menimpa Audrey, namun juga karena tingkah dari para pelaku membuat warganet geram.

Pelaku Masih Santai Nongkrong Di Cafe

Kejadian ini pun sudah dilaporkan pada pihak yang berwajib.

Mediasi pun sudah coba dilakukan kepolisian kepada kedua belah pihak.

Namun, tidak ada itikad baik dari para pelaku.

Bahkan, para pelaku masih santai bermain boomerang di kantor polisi.

Bukan hanya itu saja, mereka bahkan mengatakan bahwa berita tersebut tidak benar dan tidak merasa bersalah atas apa yang dilakukan.

Bahkan ketika berita Audrey viral dimana-mana, para pelaku kedapatan masih bisa santai nongkrong di sebuah cafe tadi malam (9/4).

Hal ini terlihat dari instastory salah satu teman pelaku yang diunggah kembali oleh akun gosip @gosipnyinyir2.

Dalam video tersebut, tampak para pelaku sedang berkumpul di sebuah cafe.

Sepertinya mereka baru saja menikmati beberapa minuman sambil mengobrol.

Para pelaku juga terlihat tersenyum penuh percaya diri saat temannya merekam.

Tidak ada ekspresi menyesal atau takut pada wajah mereka.

Dalm video tersebut, sang teman malah memberikan dukungan kepada para pelaku.

“Aku selalu support kalian, tenang guys masih banyak yg doakan kalian yg terbaik. Baik-baik ya Love u guys miss u”, tulis temannya.

Melihat video ini sontak saja membuat warganet geram.

Banyak dari mereka yang meminta para pelaku agar segera dipenjara agar menimbulkan efek jera.

Jika tidak, kasus ini bisa terulang kembali.

Petisi Justice For Audrey yang sudah tersebar di dunia maya juga telah ditandatangari beih dari 2.4 juta kali oleh publik.

Hal ini membuktikan begitu seriusnya kasus yang menimpa Audrey.

Semoga, kasus ini segera menemui penyelesaian yang terbaik

 

Loading...

Leave a Comment