Mengira Customernya Lagi Pamer Rumah 25 Miliar, Sopir Taksi Online Ini Langsung Salah Tingkah

Kesalahpahaman itu seringkali terjadi karena kita berasumsi macam-macam terhadap orang lain, dan kemudian malah mempercayai asumsi tersebut, ketimbang bertanya langsung ke orang yang bersangkutan.

Aneh kan? Kita yang berpikiran negatif, tapi malah orang lain yang kena dampaknya. Kesalahpahaman ini juga tak hanya terjadi di antara orang yang pacaran, tapi bisa dialami oleh semua golongan masyarakat, termasuk antara penumpang dengan sopir taksi online.

Ketika itu, sopir taksi online yang bernama Pak Untung ini mendapat orderan dari seorang pria yang bernama Pak Raga. Setelah sampai di gerbang perumahan, Pak Untung pun langsung menghubungi Raga untuk menanyakan lokasi pastinya.

Kebetulan Raga tinggal di kompleks BSD. Kalau kamu tinggal di daerah Jabodetabek, pasti udah tau deh gimana mahalnya harga perumahan di sini. Harga rumahnya bisa dipake untuk membiayai umroh berkali-kali.

Karena itu, Pak Untung tersinggung banget ketika mengira Raga menyebutkan harga rumahnya yang mencapai Rp 25 miliar. Dia merasa Raga menghina dirinya yang hanya memiliki penghasilan pas-pasan karena bekerja sebagai driver taksi online, dan nggak akan pernah sanggup membeli rumah seharga miliaran rupiah. Padahal, maksud Raga bukan itu.

Ronaldo nangis kejer pas dikasih kartu merah sama wasit, ternyata ini penyebab sebenarnya kenapa dia berurai air mata
Rektor udah capek-capek nungguin untuk salaman sama mahasiswa yang bakal wisuda, eh mahasiswanya malah pergi tanpa permisi

Customer kaya raya via (Instagram/awreceh.id)
Ternyata, Raga hanya menyebutkan nomor rumahnya saja, yaitu rumah nomor 25 M. Bukan mau pamer harga rumahnya yang Rp 25 miliar.

Kalau dia berniat pamer dengan meminta dijemput di rumah berharga Rp 25 miliar, mana mungkin Pak Untung tau yang mana rumah Raga dan di mana harus menjemputnya.Kecuali, Pak Untung dulunya adalah seorang makelar perumahan.

Akhirnya, Pak Untung meminta maaf karena telah berprasangka buruk kepada Raga dan langsung cuss mencari rumah nomor 25 M. Nah, itulah efek buruknya kalau kamu lebih percaya kepada praduga diri sendiri, ketimbang mendengarkan pernyataan langsung dari orangnya.

Jadi, mulai sekarang biasakan untuk selalu berpikiran positif ke orang lain ya. Kalau masih nekat berprasangka buruk terus, ntar kamu malah malu sendiri karena telah bertindak gegabah. Kamu punya cerita menarik soal kesalahpahaman juga, nggak? Ceritain di kolom komentar, ya.

Loading...

Leave a Comment


Loading...