Kaya Raya dan Tinggal di Rumah Mewah, Tak Disangka Perlakuan Orangtua Halilintar Terhadap 11 Anak Seperti Ini!

Belakangan ini keluarga halilintar menjadi sorotan netizen. Bagaimana tidak, hal itu bermula dari foto promosi penjualan buku yang diunggah di akun Lambe Turah.

Keluarga ini memang dikenal punya banyak bisnis, salah satunya adalah menjual buku tentang mereka.

Namun harga yang ditawarkan rupanya membuat banyak netizen 'nyinyir'.

Pasalnya, satu box buku dijual dengan harga Rp 2.230.000,00.

Sementara paket berisi 3 box buku dijual dengan harga Rp 5.950.000,00.

Tak hanya mendapat buku, netizen yang berminat membeli juga akan mendapat bonus berupa voice call atau video call dari keluarga hits ini.

Bukannya mengundang peminat untuk membeli, promosi tersebut justru banyak dikritik netizen.

"Trus apa untungnya di tlp dia? Artis jg bukan."

"Mending uangnya d pke buat jalan2, masih hepy lah ini, klo dia justin bieber mah gpp,"

"Faedahnya apa anjir wkwkwkwk,"

Seperti yang diketahui, Gen Halilintar memang kerap mencuri perhatian.

Keluarga ini terdiri dari sepasang orangtua dengan sebelas anak mereka. 6 anak laki-laki dan 5 anak perempuan.

Mereka adalah

  1. Muhammad Attamimi Halilintar (Atta)
  2. Sohwa Mutamima Halilintar (Sohwa)
  3. Sajidah Mutamimah Halilintar (Sajidah)
  4. Muhammad Thariq Halilintar (Thariq)
  5. Abqariyyah Mutammimah Halilintar (Abqariyyah)
  6. M. Saaih Halilintar (Saaih)
  7. Siti Fatimah Halilintar (Fatim)
  8. M. Al Fateh Halilintar (Fateh)
  9. M. Muntazar Halilintar (Muntaz)
  10. Siti Saleha Halilintar (Saleha)
  11. M. Shalaheddien El-Qahtan Halilintar (Qahtan).

Sementara orangtua mereka bernama Geni (ibu) dan Halilintar Anofial Asmid (ayah Gen Halilintar).

Keluarga ini pertama kali mencuri perhatian dengan melalui foto-foto liburan mereka keluar negeri.

Geni bercerita, mereka telah berkeliling dunia sejak tahun 1993 saat awal-awal pernikahan.

Anak tertuanya kini berusia 22 tahun, sementara si bungsu berusia 4 tahun.

Bahkan saat hamil pun, Geni tetap melakukan perjalanan di dalam maupun luar negeri.

Negara pertama yang disinggahi adalah Malaysia.

Sebagian anaknya lahir di luar negeri, seperti Thariq Halilintar yang lahir di Brunei Darussalam, Abqarriyah lahir saat transit di Jordania, Saaih lahir saat singgah di Pulau Labuhan Malaysia, dan Fateh lahir di Kualalumpur.

Selain kegemarannya jalan-jalan keluar negeri dengan membawa semua anak, hal lain yang menjadi sorotan adalah bisnis yang dibangun oleh keluarga ini.

Gen Halilintar terkenal memiliki kerajaan bisnis yang sukses menjadikan mereka keluarga tajir.

Di Perancis, mereka membuka butik dan kafe, di Australia ada usaha peternakan kambing yang luasnya setara kompleks Universitas Indonesia.

Namun yang menarik adalah, meski tajir bergelimang harta, cara Geni dan Halilintar mendidik anak-anak mereka patut ditiru.

Keluarga ini tinggal di sebuah rumah mewah bertingkat tiga di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Rumah tersebut dilengkapi banyak kamar, ruangan dan gudang untuk menunjang kegiatan mereka sehari-hari.

Ruang keluarga digunakan untuk berbagai fungsi.

Selain sebagai temapt berkumpul dan bersantai, ruang tersebut juga dipakai untuk makan bersama, shalat berjamaah, dan sebagai 'laboratorium ' untuk belajar bisnis atau tempat pelatihan kerja.

Setiap hari ketika sedang berada di Indonesia, keluarga ini juga akan mengadakan tadarus Alquran tiap usai salat Magrib berjamaah.

Suara orang mengaji terdengar ramai di sana.

Dalam keseharian, Geni dan Halilintar juga selalu mengajarkan anak-anak mereka menghormati orangtua, dan sopan berbicara.

Tak hanya itu, walau bisa saja orangtua mereka menggunakan banyak ART, kesebelas anak Halilintar justru diminta mengerjakan pekerjaan rumah secara gotong royong.

pembagian tugas gen halilintar ()
Dalam sebuah foto, tertulis secara jelas pembagian tugas yang sudah disepakati di antara mereka.

Anak kedua misalnya, diminta untuk mengurus laundri, anak ketiga memasak, anak keempat bersih-bersih, dan seterusnya.

Metode yang diajarkan pada anak-anak Halilintar ini terbukti berhasil membuat mereka menjadi anak yang kreatif dan pintar berbisnis.

Wah gak nyangka ya, mereka sudah diajari kemandirian sejak dini.

 

Loading...

Leave a Comment


Loading...