Ingat Dengan Kasus Pasangan Bakar Diri? Tak Disangka, Kini Terungkap 5 Fakta Dibaliknya, No 5 Bikin Merinding!

Beberapa hari lalu Surabaya dihebohkan dengan berita sepasang kekasih usai melakukan percobaan bunuh diri di kosannya di Babatan 1, Wiyung, Surabaya.

Mereka adalah Robi dan Eni Sri yang mencoba bunuh diri dengan cara membakar diri. Sebelum melakukan aksi tersebut, kedua korban diketahui memang sering bertengkar.

Bahkan berhembus kabar bahwa keduanya sudah memiliki pasangan resmi masing-masing. Namun menurut pengakuan pemilik kos, keduanya telah melakukan nikah siri.

Inilah 5 fakta soal sepasang kekasih yang melakukan aksi bakar diri di kosan yang telah dirangkum:

1. Posisi laki-laki di bawah perempuan di atas

Saat ditemukan dan ditolong warga, pasangan kekasih ini saling berdekapan di tempat tidur kamar kos di Babatan 1/15, Wiyung Surabaya, Kamis (5/4/2018) sekitar pukul 23.45 Wib.

Menurut Dodi Suprayogi, pemilik kos yang dihuni korban mendapati kamar kos miliknya terbakar pada tengah malam.

Dodi yang dibantu warga setempat, akhirnya melakukan pertolongan. Kedua korban didapati sudah terbakar dalam posisi saling perdekapan.

"Kedua korban terbakar di atas kasur kamar. Yang laki di bawah dan perempuan mendekap," tutur Dodik, Jumat (6/4/2018) dini hari.

Saat ditemukan, lanjut Dodi, kondisi korban masih sadar dengan luka bakar.

Akhirnya keduanya dilarikan ke Rumah Sakit Wiyung Sejahtera guna mendapat perawatan medis.

2. Nikah Siri

Menurut keterangan pemilik kos, kedua kekasih ini sudah melakukan nikah siri.

Namun ada warga juga yang menuding kalau mereka adalah pasangan selingkuh.

"Sepertinya kedua korban ini pasangan selingkuh, tapi pemilik kos (Dodi Suprayogi) dan warga mengatakan sudah nikah siri," sebut Iptu Sumarno, Kanit Reskrim Polsek Wiyung Surabaya.

3. Si Pria Sudah Punya Istri dan Anak

Sesuai KTP yang diamankan polisi, Robi merupaka warga Dukuh Karangan, Babatan, Wiyung, Surabaya dan Eni Sri berasal dari Desa Oro-oro Ombo, Kartoharjo, Madiun.

"Dalam KTP, keduanya tercatat sudah sama-sama menikah," jelas Sumarno.

Dari keterangan yang dikumpulkan polisi, korban pria memiliki istri dan tiga anak.

Sedangkan korban perempuan, polisi masih menggalinya.

4. Kerap Bertengkar

Polisi masih terus menyelidiki penyebab aksi bakar diri yang dilakukan Robi dan Eni Sri. Warga menyebut mereka kerap bertengkar.

"Korban yang laki sering sekali datang ke kos perempuan," jelas Sumarno.

Saat ini polisi terus mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi.

Tinggal menunggu keterangan korban yang masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Wiyung Sejahtera.

"Dokter rumah sakit belum mengijinkan korban ditemui, karena masih menjalani perawatan," cetus Sumarno.

Dodi Suprayogi, pemilik kos mengakui, Robi dan Eni ini kerap terdengat cekcok di dalam kamar kos yang dihuni.

Tapi karena mengaku sudah suami istri, pertengkaran itu dibiarkan.

"Iya, sering bertengkar. Tapi persoalannya apa, tak tahu," tutur Dodi.

5. Laki-Lakinya Tak Boleh Lari

Polisi juga mendapat keterangan jika kamar kos tempat kejadian sudah disewa atas nama Eni Sri sejak lima bulan lalu.

Dari keterangan sementara dari saksi di lokasi kejdian, tutur Sumarno, disinyalir yang menyulut api di kasur adalah korban perempuan.

Dia terlebih dahulu mendekap pasangannya.

"Ini dugaan saya, setelah kasur terbakar yang perempuan memdekap korban laki supaya tak lari," cetus Sumarno.

sambil mengatakan korban laki mengalami luka bakar 80 persen di tubuhnya.

Duh, semoga pasangan ini cepat pulih dan dapat menyelesaikan masalah di antara keduanya dengan baik-baik.

Loading...

Leave a Comment