Ingat Dengan Anak Yatim Piatu yang Disiram Oli Setelah Kepergok Mencuri di Bengkel? Tak Disangka Begini Kondisi Kesehatannya Sekarang

Belum lama ini seorang bocah yang menyiramkan oli bekas setelah kedapatan mencuri onderdil motor telah menjalani tes kesehatan.

Tim medis menemukan beberapa masalah kesehatan yang dialami bocah tersebut.

Termasuk luka batin yang diderita korban setelah kasusnya viral di media sosial.

Pemilik akun Facebook Eris Riswandi berbagi kabar terkahir bocah korban kekerasan tersebut.

Bocah itu diketahui berinisial ALD.

Hasil penelusuran kasus oleh pihak kepolisian Sleman menetapkan tindakan itu sebagai kekerasan dan main hakim kepada pelaku pencurian di bawah umur.

Keterangan polisi yang diunggah juga menerangkan kondisi kesehatan ALD.

ALD mendapatkan pemeriksaan kesehatan oleh dokter kesehatan Polri.

Secara umum ALD dalam kondisi sehat secara jasmani maupun rohani.

Tetapi ALD mengalami masalah pada pendengarannya.

Tim medis mengatakan bahwa daya pendengaran ALD sudah kurang sebelum insiden tersebut.

Selain itu terindikasi mengalami sedikit luka batin akibat tekanan dari peristiwa tersebut.

"Kondisi kesehatan /keadaan umum jasmani Korban setelah kasus dalam keadaan sehat, sore hari tadi ada kunjungan dokter dan tim kesehatan dari dokkes Polri."

"Terdapat kekurangan daya dengar telinga tetapi memang kurangnya pendengaran tersebut dari sejak sebelum kasus."

"Saat ini yang nampak pada diri dik ALD adalah terindikasi adanya sedikit 'luka bathin' akibat tekanan tekanan dari peristiwa tersebut."

"Kebutuhan psikolog dibutuhkan untuk menegakkan diagnosa dan kemungkinan melakukan trauma healing." tulis catatan pemeriksaan tersebut.

Sebelumnya dikabarkan seorang anak disiram oli bekas setelah kedapatan mencuri onderdil dari sebuah bengkel membuat banyak masyarakat simpati.

Masyarakat menilai hukuman yang diberikan pemilik bengkel tak manusiawi.

Apalagi belakangan bocah itu diketahui sebagai yatim piatu.

Kronologis Kejadian

Peristiwa itu terjadi sepakan yang lalu.

Bocah itu bersama temannya pergi ke bengkel Arif tuk memperbaiki sepeda.

Ratai sepeda kedua bocah itu putus.

Keduanya nekat memperbaiki sepeda di bengkel meski tak memiliki uang.

Arif pun memperbaiki sepeda dua bocah itu secara cuma-cuma.

Tetapi saat Arif mencuci tangan, bocah itu masuk ke bengkel.

Arif mempergoki bocah itu memasukan sesuatu ke kausnya.

Arif pun memberikan hukuman.

Menurut Arif hukuman yang sebenarnya yang ditawarkannya bukan lah menyiram oli.

Pengakuan Arif awalnya dirinya hendak melaporkan bocah itu ke orangtuanya atau Pak Dukuh.

Tapi bocah itu menolak dan rela dihukum asal tak dilaporkan ke orangtua.

Arif pun bilang bocah itu tuk mandi oli.

Bocah yang duduk di kelas VII SMP itu mengambil sendiri oli bekas yang kemudian disiramkan ke tubuhnya sendiri.

Setelah video hukuman bocah itu viral, Arif meminta maaf.

Ia menyadari hukuman itu tak dibenarkan tuk anak-anak.

Arif sangat menyesali perbuatannya.

ALD Anak Yatim

Arif mengaku belum tau kalau sang bocah merupakan anak yatim piatu.

Ia baru mengetahui setelah mengkonfirmasi identitas bocah itu ke sekolah.

Arif Berniat Biayai Sekolah ALD

Arif mengatakan bahwa istrinya juga ikut merasa bersalah setelah mengetahui si bocah yatim piatu.

Ia megutarakan niat tuk membantu biaya sekolah anak tersebut.

Kini Arif masih berkoordinasi dengan pihak wali anak tuk mewujudkan niat tulusnya tersebut.

Tapi sebelum niat baik itu terlaksana Arif akan berurusan dengan pihak kepolisian tuk bertanggungjawabkan perbuatannya

Semoga kejadian ini bisa dijadikan pelajaran bagi kita semua.

Source (Tribunstyle.com/Verlandy Donny Fermansah)

Loading...

Leave a Comment