Astagfirullah! Percaya Tak Percaya, Ramalan Rasulullah Tentang Akhir Zaman Kini Jadi Kenyataan!

Nabi Muhammad SAW tidak pernah mengeluarkan nasehat, petunjuk atau ramalan berdasarkan pendapat pribadinya atau olahan akalnya. 

Namun apa yang dibicarakan Rasulullah mutlak sepenuhnya dari Allah SWT. Dalam kata lain, apa yang dikatakan Nabi Muhammad pasti akan terjadi, dan tidak akan mungkin meleset.

Dulu, beliau sering menceritakan tentang tanda-tanda akhir zaman kepada para sahabat dan kaum muslim. Ada banyak tanda dan peristiwa yang terjadi sebelum datangnya kiamat. 

Tahukah anda, apabila kita perhatikan dengan teliti perkataan Rasulullah tentang akhir zaman, ternyata banyak ramalan beliau yang sudah jadi kenyataan di zaman sekarang ini.

Berikut adalah kumpulan dari berbagai sumber beberapa hadis yang berisi ramalan Rasulullah tentang akhir zaman yang sudah ada sekarang ini.

1. Agama dan ayat-ayat Allah dijual untuk mendapatkan keuntungan

Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah SAW bersabda: “Akan keluar pada akhir zaman orang-orang yang mencari keuntungan dunia dengan menjual agama.

Mereka berpakaian di hadapan orang lain dengan pakaian yang dibuat daripada kulit kambing (berpura-pura zuhud dari dunia) untuk mendapat simpati orang ramai, dan perkataan mereka lebih manis daripada gula.

Padahal hati mereka adalah hati serigala. Allah SWT berfirman kepada mereka

“Apakah kamu tertipu dengan kelembutanKu? Ataukah kamu terlalu berani berbohong kepadaKu? Demi kebesaranKu, aku bersumpah akan menurunkan suatu fitnah yang akan terjadi di kalangan mereka sendiri, sehingga orang yang alim (cendekiawan) pun akan menjadi bingung.” (HR Tirmzi)

Pada akhir zaman, akan banyak ahli-ahli agama yang menjual ayat-ayat Allah untuk mendapatkan keuntungan demi diri mereka sendiri. Mereka menjadikan agama dan ayat-ayat Al-Quran sebagai mata pencaharian, bahkan sebagian dari mereka ada yang mematok harga dengan nilai yang mahal.

Perkataan mereka begitu manis, tapi prilaku mereka banyak bertentangan dengan perkataannya. Mereka hanya mau berbicara atau menyampaikan ayat-ayat Allah kepada orang yang mau membayar saja, sedang kepada orang yang tidak mampu, mereka enggan berbicara.

Mereka bersikap di depan khalayak seperti orang yang terlepas dari duniawi, padahal hati mereka begitu mencintai duniawi dan takut mati.


2. Umat Islam akan semakin banyak secara kuantitas, tapi kualitas semakin menipis.

Dari Tsuban r.a., beliau berkata, Rasulullah SAW bersabda: “Hampir tiba suatu zaman di mana bangsa-bangsa dari seluruh dunia akan datang mengerumuni kamu bagaikan orang-orang kelaparan yang mengerumuni bekas hidangan mereka”

Maka salah seorang sahabat bertanya “Apakah karena kami sedikit pada hari itu?” Nabi SAW menjawab “Bahkan kamu pada hari itu terlalu ramai, tetapi kamu umpama buih pada masa banjir, dan Allah akan mencabut rasa gentar terhadap kamu daripada hati musuh-musuh kamu, dan Allah akan melemparkan ke dalam hati kamu penyakit ‘wahan’.

Seorang sahabat bertanya “Apakah wahan itu wahai Rasulullah?” Rasulullah menjawab “Cinta dunia dan takut mati” (HR Abu Daud)

Menurut hadis tersebut, di akhir zaman umat Islam tidak akan berkurang, malahan akan semakin banyak tapi hanya jumlahnya saja (kuantitas).

Namun dilihat dari kualitas iman dan Islam mereka, nilainya tak lebih dari nol. Dalam artian mereka hanya menyandang status sebagai Islam saja, tapi hatinya bukan Islam. Mereka begitu amat mencintai urusan dunia, saking cintanya pada urusan dunia, akhirnya muncul penyakit hati, yakni takut mati karena takut meninggalkan urusan dunia.

Itulah beberapa dari sekian banyak ramalan Rasulullah tentang akhir zaman yang kini sudah jadi kenyataan.

Instropeksilah diri kita sendiri, dan tanya hati kita, apakah secara lahir dan batin, kita sudah Islam atau tidak? Tak ada jalan lain selain meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT.

Semoga informasi ini bermanfaat untuk kita semua.

 

Source : wow menariknya

 

Loading...

Leave a Comment


Loading...