24 Hari menghilang, seorang wanita ditemukan ditempat tak terduga, sosok pelakunya bikin sang ibu histeris

Berbagai peristiwa yang terjadi di tengah masyarakat memang seringkali membuat banyak orang terkejut. Seringkali peristiwa-peristiwa tersebut terjadi tanpa diduga atau diketahui sebelumnya.

Seperti yang terjadi beberapa waktu kemarin, warga kembali digegerkan dengan penemuan sesosok mayat. Ya, warga menemukan sesosok mayat wanita di sebuah parit. Kondisinya saat ditemukan sudah dalam keadaan membusuk.

Peristiwa tersebut terjadi di perkebunan kelapa sawit kebun PT Lonsum Desa Sei Merah, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, Sumatra Utara. Mayat itu ditemukan oleh seorang warga bernama Taufik.

Pada waktu itu, Taufik mencium bau busuk dan mencari sumbernya, ternyata ia menemukan sesosok mayat di parit. Taufik pun mengaku terkejut saat dirinya melihat ada sesosok mayat di lingkungan perkebunan tersebut.

Dari hasil identifikasi, mayat tersebut berinisial SA yang usianya masih 15 tahun. SA yang tewas dibunuh oleh tiga orang salah satunya adalah B, pacar SA. Kapolres Deliserdang, AKBP Eddy Suryantha Tarigan mengatakan bahwa kini pihaknya telah berhasil menangkap tiga orang pelaku. Ia pun menuturkan saat ini ketiga orang tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka.

"Iya otak pelakunya si B itu. Jumlah tersangkanya ada tiga orang dan saat ini sudah kita tahan. Korban merupakan S," kata Eddy Rabu, (26/9/2018).

Ibu korban berinisial ID, tak kuasa menahan tangis saat mendengar kabar bahwa mayat yang ditemukan oleh warga Senin lalu itu adalah jasad putri kandungnya. ID pun tak berhenti menangis bahkan sampai histeris di teras depan rumah tetangganya. Parahnya lagi saat ia tahu bahwa pembunuh putrinya adalah pacar sang anak, ID pun semakin histeris. Ia mengungkapkan bahwa semasa hidup, anaknya adalah sosok yang sangat baik.

"Baik Si S ini orangnya. Bisa kalian tanyakan sama orang-orang sini. Memang anaknya agak tomboi tapi banyak pergaulannya," ujar ID.

ID juga mengatakan bahwa anaknya telah pergi meninggalkan rumah sejak 2 September 2018 lalu. Dan pada 4 September 2018, pihak keluarga melapor ke kepolisian bahwa anak mereka hilang.

Saat ada kabar ditemukan mayat oleh warga, keluarga tak merespon karena menurut informasi sementara mayat tersebut berjenis kelamin laki-laki. Namun ketika ayah SA tahu jasad yang ditemukan adalah putrinya, dirinya pun langsung menuju Polres untuk memastikan hal tersebut.

Loading...

Leave a Comment